Pekanbaru, 8 april 2026 — Upaya memperkuat tata kelola yang transparan, inklusif, dan akuntabel dalam implementasi inisiatif GREEN for Riau terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan internal review terhadap draft modul Mekanisme Umpan Balik dan Penanganan Keluhan (Feedback and Grievance Redress Mechanism / FGRM).

Kegiatan ini melibatkan tim sekretariat GREEN for Riau bersama mitra teknis, yaitu UNEP, FAO, serta para tenaga ahli untuk mengkaji dan menyempurnakan pedoman dasar FGRM agar dapat diterapkan secara efektif di Provinsi Riau.

FGRM merupakan sistem yang dirancang untuk menampung, mengelola, dan menindaklanjuti masukan maupun keluhan dari para pemangku kepentingan, khususnya masyarakat di tingkat tapak. Melalui mekanisme ini, diharapkan setiap suara dapat didengar dan setiap permasalahan dapat ditangani secara transparan dan adil.

Proses review dan diskusi dilakukan secara partisipatif dengan fokus pada penyempurnaan alur pengaduan, kejelasan peran, serta kesesuaian dengan prinsip safeguards. Berbagai masukan konstruktif disampaikan, baik terkait aspek teknis maupun implementasi di lapangan.

Modul FGRM yang saat ini sedang disusun masih akan terus melalui proses penyempurnaan. Ke depan, dokumen ini akan membutuhkan masukan dari berbagai pihak agar dapat benar-benar relevan, konstektual, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan di tingkat tapak sebelum diimplementasikan secara luas.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola program, FGRM diharapkan dapat menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan antar pihak, sekaligus memastikan bahwa setiap proses berjalan secara partisipatif, adil, dan berkelanjutan.