Pekanbaru, 23 Februari 2026 — GREEN for Riau bersama sejumlah pegiat konservasi dari berbagai organisasi masyarakat sipil di Riau menggelar forum informal bertajuk NgoBer atau Ngopi Bersama NGO. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai di Pekanbaru ini menjadi ruang dialog terbuka untuk saling mengenal, bertukar pandangan, serta membangun komunikasi yang lebih dekat antara organisasi masyarakat sipil dan tim GREEN for Riau.
NgoBer ini merupakan pertemuan kedua setelah sebelumnya dilaksanakan pada 28 Januari 2026 di Aksen Kopi atas inisiatif FKKM Riau. Pada pertemuan kali ini, undangan diinisiasi oleh Perkumpulan TERAS Riau yang hadir secara langsung dari Kabupaten Siak.
Ruang Dialog Terbuka dan Setara
Dalam suasana yang setara dan informal, diskusi berlangsung melalui berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh peserta kepada tim Sekretariat GREEN for Riau. Pertanyaan-pertanyaan tersebut mencerminkan keingintahuan lebih lanjut terhadap tujuan, pendekatan, dan ruang kolaborasi dalam inisiatif GREEN for Riau.
Sejumlah perwakilan mitra teknis dari UNEP UN-REDD Programme yang hadir dalam forum tersebut turut memberikan tanggapan dan penjelasan secara langsung. Dialog ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat pemahaman bersama mengenai peran GREEN for Riau dalam mendukung tata kelola hutan dan lahan yang berkelanjutan, pengurangan emisi, serta implementasi REDD+ berbasis yurisdiksi atau Jurisdictional REDD+ (JREDD+) di Provinsi Riau.
Membangun Komunikasi dan Kolaborasi Berkelanjutan
Melalui pendekatan informal seperti NgoBer, GREEN for Riau mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih terbuka, dekat, dan berkelanjutan dengan para pegiat konservasi dan organisasi masyarakat sipil di Riau.
Forum ini menegaskan pentingnya ruang dialog yang terbuka, di mana kolaborasi tidak hanya dibangun melalui forum formal, tetapi juga melalui percakapan yang setara, saling mendengar, dan saling memahami.
Dengan terbangunnya komunikasi yang lebih baik, diharapkan kolaborasi antara GREEN for Riau, NGO, komunitas konservasi, dan para pemangku kepentingan lainnya dapat tumbuh secara alami dan berkelanjutan dalam mendukung agenda JREDD+ di Provinsi Riau.