🌍🌳 Di sela-sela Forum Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hutan di New York, Program Lingkungan PBB, yang dipimpin oleh Martin Stefan Krause, Direktur Divisi Perubahan Iklim, bertemu dengan Menteri Kehutanan Indonesia Raja Juli Antoni dan timnya untuk memajukan diskusi tentang kerja sama karbon hutan yang berintegritas tinggi dan kesiapan yurisdiksi #REDD+.
Diskusi tersebut berfokus pada upaya Indonesia untuk memperkuat keselarasan dengan kerangka kerja ART-TREES dan membuka peluang pembiayaan hutan jangka panjang yang berintegritas tinggi melalui inisiatif seperti Green Riau dan JREDD.
Salah satu topik utama adalah “penyelarasan”, yaitu menyelaraskan aktivitas tingkat proyek dalam sistem akuntansi REDD+ nasional dan yurisdiksi untuk meningkatkan:
✅ Transparansi
✅ Konsistensi
✅ Integritas lingkungan
🌱 Area diskusi utama meliputi:
➡️ Memperkuat pasar karbon berintegritas tinggi dan kepercayaan investor
➡️ Mengatasi tantangan teknis dan tata kelola terkait kerangka kerja penyelarasan
➡️ Memajukan pengaturan implementasi yang terkait dengan inisiatif yurisdiksi
➡️ Menanggapi risiko kebakaran hutan dan lahan gambut yang disebabkan oleh El Niño
➡️ Memperluas berbagi pengetahuan melalui Global Forest Hub, yang dikembangkan oleh UNEP dan FAO
UNEP menegaskan kembali komitmennya untuk terus memberikan dukungan teknis dan pertukaran pengetahuan seiring negara-negara beralih dari kesiapan #REDD+ menuju implementasi dalam skala besar.
Pertemuan ini mencerminkan kolaborasi internasional yang semakin berkembang untuk memperkuat pendekatan yurisdiksi yang kredibel terhadap REDD+, sekaligus mendukung:
🌳 Perlindungan hutan
🌍 Ambisi iklim
🤝 Hasil pembangunan berkelanjutan
#KeuanganIklim #PasarKarbon #AksiIklim #UNFF
Sumber: